COMMUNITY PORTAL

Sistem Pencernaan

Hewan adalah organisme heterotrof, yaitu material organik harus berasal dari luar tubuhnya karena mereka tidak bisa membuatnya. Untuk itu, hewan mengembangkan sistem pencernaan untuk memperoleh material organik yang kemudian akan digunakan untuk 1. menyusun tubuh 2. memperoleh energi Mekanisme dasar pencernaan adalah reaksi menambahkan air sehingga makromolekul terurai menjadi monomer yang dikenal dengan hidrolisis. Hidrolisis adalah reaksi kebalikan dari biosintesis atau kondensasi. Reaksi hidrolisis memungkinkan makromolekul bisa diuraikan menjadi monomer atau komponen penyusun terkecilnya. Hasil penguraian tersebut kemudian diserap dan diedarkan ke semua sel-sel penyusun tubuh untuk disusun ulang (biosintesis). Dengan begitu, bisa disebutkan bahwa tubuh berdaulat penuh. Dalam hal ini, semua makromolekul penyusun tubuh harus dibuat oleh tubuh itu sendiri yang didikte oleh genomnya sendiri. Selain itu, nilai penting dari reaksi hidrolisis adalah memudahkan transportasi material antar sel. Jika material masih dalam bentuk makromolekul maka diperlukan mekanisme transpor melintasi membran sel yang tidak mudah, atau sistem transportasi aktif yang membutuhkan energi. Protein yang mengalami hidrolisis akan menghasilkan monomernya berupa asam-asam amino, dan hidrolisis karbohidrat akan menghasilkan gula sederhana. Hasil akhir hidrolisis asam nukleat adalah basa nitrogen, gula pentosa dan fosfat; sedangkan hasil hidrolisis terigliserida adalah gliserol dan asam lemak. Reaksi hidrolisis bisa terjadi secara spontan, tidak membutuhkan energi dan lambat (?). Untuk menjamin ketersediaan material penyusun tubuh dan energi maka organisme heterotrof harus mengembangkan sistem yang bisa mempercepat reaksi hidrolisis, yaitu 1. memperkecil partikel makanan secara mekanis, misalnya dengan mengunyah 2. melakukan pengocokan yang melibatkan kontraksi otot yang kompleks, misalnya a. kontraksi segmental lidah b. peristalsis – gerakan satu arah c. aksi-aksi refleks akibat tekanan massa makanan ke dinding saluran d. modulasi sistem saraf otonom 3. solubilisasi yang berfungsi untuk mengemulsi lemak dan menurunkan tegangan permukaan. Solubilisasi bisa juga diartikan untuk membasahi partikel makanan 4. melibatkan enzim-enzim pencernaan, misalnya amilase, protease, nuklease, lipase 5. hidrolisis bisa juga dipercepat dalam suasana asam, suhu 37oC dan adanya kompartementasi dan/atau spesialisasi bagian-bagian tertentu saluran pencernaan

Pada beberapa spesies hewan, hidrolisis kadang tidak sempurna sehingga menghasilkan partikel-partikel makanan. Partikel makanan itu kemudian difagositosir oleh sel-sel khusus yang kemudian dihidrolisis lebih lanjut. Spesies yang melakukan fagositosis disebut fagotrof atau holozoik. Pada beberapa spesies yang lain, makanan dihidrolisis sempurna di luar sel membentuk larutan yang kemudian diserap oleh sel-sel khusus (osmotrof atau saprozoik). Jadi, cara makan pada tingkat sel bisa dibagi menjadi: 1. Fagotrof atau holozoik: menangkap partikel makanan 2. Osmotrof atau saprozoik: menyerap material makanan terlarut Lalu bagaimana cara makan pada hewan yang telah mencapai tingkat multiselular? Kedua cara makan diatas diperankan oleh sel-sel yang bisa sama ataupun saling beda yang dikenal dengan spesialisasi. Material organik, melalui mekanisme pencernaan pada berbagai hewan yang terlibat dalam rantai dan jaring-jaring makanan, merupakan material yang berdaur. Dalam konsep daur materi, pada setiap tingkatan tidak pernah mencapai efisiensi 100%. Dengan kata lain, penggerak daur materi adalah energi yang dibawa oleh materi atau energi mengalir dari satu materi ke materi yang lain, atau energi mengalir dengan berubah bentuk. Sumber utama energi di muka bumi ini adalah matahari (sebelumnya beberapa orang menyebutkan bahwa sumber energi satu-satunya di muka ini adalah matahari). Salah satu sumber energi yang menggerakkan kehidupan di bumi yang bukan dari matahari adalah geothermal di laut dalam. (AFM)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Posted in Uncategorized | 1 Comment